Hardiknas di Tengah Wabah Covid-19

Pendidikan sejatinya adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Dari sisi pengetahuan menjadikan seseorang dari tidak tau sesuatu menjadi tau akan sesuatu, dari tidak berilmu menjadi orang yang memiliki ilmu, memahami dan mampu mengamalkannya.

Hardiknas di Tengah Wabah Covid-19

Hj. Eulis Sri Rosyidatul Badriyyah, M.Pd.I - Pendidikan sejatinya adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Dari sisi pengetahuan menjadikan seseorang dari tidak tau sesuatu menjadi tau akan sesuatu, dari tidak berilmu menjadi orang yang memiliki ilmu, memahami dan mampu mengamalkannya. Adapun perubahan dari sisi perilaku menjadikan seseorang tersebut memiliki sikap yang baik bahkan lebih baik dari sebelumnya, berjiwa sportif, ikhlas, pemaaf, berani dalam kebenaran, menjadi suri tauladan dalam setiap kebaikan dan tentunya dipenuhi dengan sifat-sifat yang Agung nan mulia seperti yang di contohkan Rasulullah SAW yakni siddiq, amanah, tabligh, fathonah tidak lupa senantiasa istiqomah dalam ketaqwaan kepada Alloh SWT. Sedangkan dilihat dari sisi lisan, terlihat dari cara berbicara yang senantiasa memperhatikan bahasa dan kata yang tidak menyakitkan banyak orang dengan tidak lupa mudah minta maaf jika salah dan mudah memaafkan kesalahan orang. Tentu itu semua tidaklah mudah, tapi dengan pendidikan karakter dan nilai-nilai universal yang diberikan oleh para guru di lembaga pendidikan sejatinya itu semua bisa dan mampu dipraktekan oleh semua masyarakat yang mengenyam pendidikan, jika pun belum, maka kita tidak boleh hanya bersandar pada ikhtiar pengajaran, contoh dan sikap saja tapi jadikan Alloh SWT sandaran utama dengan senantiasa berdo'a dan terus berdo'a agar kita semua diberikan hidayah dan taufik untuk bisa memiliki ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Hardiknas tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya dimeriahkan oleh para insan pendidik dan anak didik di berbagai wilayah, kini dengan adanya wabah covid-19 pemerintah menggaungkan "belajar dari rumah, tetap stay at home" Tentunya kebijakan ini akan dihadapai berbeda oleh setiap pendidik dan atau anak didik bahkan keluarganya di rumah, kenapa? Karena tidak setiap orang mampu menjadi pendidik, padahal sejatinya ibu dan ayah adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. mulailah muncul berbagai istilah  belajar on line, daring, webinar, zoom meeting, google meeting, dan lain sejenisnya yang bisa memberi efek positif maupun negatif bagi yang melakukannya.

 

Hemat saya, sisi positif dari kegiatan pembelajaran jarak jauh adalah:

  1. Memberikan pemahaman kepada orang tua, mendidik anak itu tidak mudah, perlu ilmu, kesabaran, ketenangan, kelembutan dan tentunya kedisiplinan dan tanggungjawab yang besar
  2. Mendidik anak millenial zaman now/know berbeda dengan zaman orang tuanya dulu, ini menandakan orang tua perlu melek teknologi, mengikuti trend globalisasi
  3. Komunikasi dan kerjasama guru, orang tua dan murid diuji, baik secara langsung, virtual, maupun verbal untuk mensukseskan kegiatan pembelajaran selama pemerintah menetapkan wabah ini sebagai pandemi yang harus dihindari dengan tetap di rumah, menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, serta jangan lupa makan-makanan yang halal, baik dan mengandung vitamin C

 

Adapun sisi negatifnya adalah

  1. Ketika orang tua tidak mampu melaksanakan apa yang menjadi kewajiban mendidik anaknya sendiri lewat bimbingan guru dari sekolah, disebabkan tidak memiliki waktu bersama anaknya atau bingung harus memulai dari mana untuk membimbing anaknya belajar
  2. Orang tua belum bisa atau acuh untuk mengikuti cara/gaya belajar zaman know, sehingga anak kurang mendapat bimbingan yang pada akhirnya belajar diserahkan kepada kedewasaan sang anak
  3. Komunikasi tidak berjalan efektif oleh salah satu atau ketiganya, yang mengakibatkan tugas-tugas sekolah secara online tidak atau kurang berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran, yang salah satu akibatnya anak difasilitasi smart phone oleh orang tuanya tapi lebih banyak digunakan untuk ber sosmed dan main games dibandingkan untuk menunjang pembelajaran
  4. Dan sejujurnya tidak semua murid atau orang tua murid memiliki kesiapan fasilitas dan biaya untuk pembelajaran on line

 

Selamat hari pendidikan nasional 2 Mei 2020

 

Salam perubahan

Eulis Sri Rosyidatul Badriyyah

LINK TERKAIT